Deskripsi
Penulis: Dome
Tebal: 39 halaman
🔥 Include Bonus Arts
Di pinggiran jalan provinsi Kediri yang sunyi, warung kopi “Kopi Istirahat” berdiri menyajikan teman bagi para sopir truk yang lelah. Anjas, pemuda berwajah polos berusia 22 tahun, baru bekerja dua minggu di sana demi mengumpulkan uang obat untuk ibunya yang sakit dan melunasi utang keluarga. Malam itu, kedamaian Anjas terusik oleh kedatangan Dorjo, seorang sopir truk kontainer bertubuh kekar dan kasar yang hidupnya dihabiskan di jalan raya.
Tatapan Dorjo tajam dan penuh arti, segera menemukan sasaran pada sosok Anjas yang ramping dan naif. Melalui Bu RT, sang pemilik warung yang licik, Dorjo mengajukan penawaran tak terduga: sejumlah besar uang untuk sebuah “layanan khusus” malam itu. Terjebak antara rasa takut akan kekerasan dan desakan kebutuhan ekonomi yang mendesak, Anjas akhirnya melangkah masuk ke lorong gelap menuju kamar sempit di belakang warung.
Di dalam ruangan yang pengap dan hanya diterangi lampu redup, Anjas menghadapi kenyataan pahit bahwa ia harus menyerahkan kesuciannya kepada seorang pria asing yang dominan. Dorjo, dengan tatapan kelaparan, mulai mendekat, menyingkap lapisan ketakutan Anjas satu per satu dengan sentuhan yang membuat bulu kuduk pemuda itu berdiri.
Ketika pakaian Anjas mulai tersingkap dan panas tubuh Dorjo menekan rapat, Anjas menyadari bahwa tidak ada jalan mundur.
Bisakah Anjas bertahan menahan rasa takut dan rasa sakit demi uang yang sangat ia butuhkan, atau justru ada kegelapan lain yang akan ia temukan di balik ketakutannya malam itu?










Review
Belum ada yang kasih review.